Carpal Tunnel Syndrome

Assalamualaikum Wr.Wb

Pembaca yang budiman, Kalian tahu tidak apa itu “Carpal Tunnel Syndrome”. Pasti kalian tidak tahu yaa, sama saya juga wkwk… ini adalah penyakit yang menyerang pergelangan tangan, bukan penyakit sih lebih tepatnya gangguan. Apa penyebab,faktor,cara mengatasi gangguan itu?. Sempat disinggung oleh siaran Dokter OZ Indonesia bahwa gangguan tersebut dikarenakan aktivitas manusia atau pemakaian gadget. Langsung saja berikut pembahasannya

Sindrom Karpal Tunnel (CTS) mengacu pada penekanan syaraf median pergelangan tangan pada struktur yang disebut karpal tunnel. Syaraf median membawa sensasi dari permukaan telapak tangan ibu jari dan jari tangan lainnya (kecuali jari kelingking). Syaraf ini juga mengontrol otot yang menggerakkan ibu jari. Karpal tunnel dibentuk oleh tulang pergelangan tangan dan ligamen yang disebut fleksor retinakulum yang mengelilingi pergelangan tangan. Tunnel ini jalur sempit bagi syaraf median juga banyak tendon yang mengontrol pergerakan jari tangan. Inflamasi maupun penebalan struktur di dalam ataupun di sekitar karpal tunnel dapat menekan syaraf median, mengakibatkan nyeri , mati rasa dan melemahnya tangan dan ibu jari.

Banyak faktor yang menyebabkan meningkatnya tekanan pada syaraf median dan tendon pada karpal tunnel. Beberapa orang terlahir dengan karpal tunnel yang lebih sempit, sehingga mereka cenderung mengalami Sindrom Karpal Tunnel.

Gejala seringkali berangsur-angsur menyerang dan lebih akut pada tangan yang dominan, kemungkinan karena itu lebih sering digunakan. Mati rasa berselang atau rasa geli menyerang ibu jari, jari telunjuk, jari tengah dan jari manis. Hal ini umumnya terjadi pada malam hari selama tidur dan meningkat dengan “kibasan”. Kadang kala, seluruh tangan terasa “tertidur” atau “bengkak”. Gejala dapat terjadi ketika memegang objek, mengemudi maupun membaca. Pasien juga mengeluhkan seringkali pegangan melemah. Pada beberapa individu, tekanan syaraf bagian median semakin akut seiring dengan waktu, menghasilkan kelemahan permanen dan memboroskan otot  ibu jari

Sindrom Karpal Tunnel tiga kali lebih umum terjadi pada wanita. Gerakan pergelangan tangan berulang, contohnya menggunakan pergelangan tangan ketika menggunakan mouse komputer, mungkin menyebabkan Sindrom Karpal Tunnel. Seseorang dengan penyakit gula, obesitas, hipotiroid, rematoid artritis dan cedera pergelangan tangan akan lebih mungkin mengalami Sindrom Karpal Tunnel. Ini juga lebih sering dialami oleh ibu hamil.

Walaupun tidak terdapat metode yang terbukti dapat mencegah Sindrom Karpal Tunnel, ini mungkin membantu untuk mengurangi resiko terjadinya Sindrom Karpal Tunnel dengan mengikuti tindakan pencegahan berikut :

  • Relaksasi pegangan Anda
  • Sering melakukan rehat dan latihan pelemasan
  • Gunakan postur dan posisi pergelangan tangan yang benar

Sindrom Karpal Tunnel dapat dikonfirmasikan dengan tes konduksi saraf. Ini melibatkan pemberian kejutan listrik yang sangat kecil kepada saraf median dan mencatat sinyal listriknya yang melalui pergelangan tangan. Tes biasanya dilakukan sekitar satu setengah jam. Ini merupakan prosedur yang aman yang tidak memerlukan sedasi atau bius apapun

Sebagian besar pasien dengan Sindrom Karpal Tunnel ringan hingga menengah dapat ditangani tanpa bedah. Menggunakan belat yang menjaga pergelangan tangan di posisi netral selama tidur disarankan. Menurunkan berat badan dan pergerakan tangan dan pergelangan tangan berulang (contohnya mengetik, merajut, SMSan dengan telepon genggam berkepanjangan) harus dihindari. Injeksi steroid ke dalam terowongan karpal meringankan gejala segera tetapi sementara pada beberapa orang.

Jika gejala meningkat atau jika terdapat kerusakan saraf signifikan, dekompresi bedah perlu dipertimbangkan. Ini melibatkan pemotongan retinakulum fleksor dan pembesaran rongga dalam terowongan karpal. Ini sangat sederhana, efektif, prosedur rawat jalan yang dilakukan dibawah bius lokal. Komplikasi bedah tidak umum dan meliputi infeksi luka, kerusakan saraf, kaku dan nyeri pada parut luka. Sebagian besar pasien dilaporkan mengalami kemajuan gejala setelah bedah.

Baiklah, Semoga Bermanfaat😀

Wassalamualaikum Wr.Wb

By reyvanologi

2 comments on “Carpal Tunnel Syndrome

  1. Ping-balik: Wordpress Blog Post On Carpal Tunnel Syndrome - Wordpress Blogs .NET

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s