Catatan Reyvanologi 2013 : Minion

Assalamualaikum Wr.Wb

Pembaca yang budiman, kita menuju ke catatan ke 4 yuhuuu… Kalian pernah mendengar kata ini “Minion”. Kalau pernah dengar, pasti kalian tahu dong dan menjadi tokoh di film Despicable Me. Inilah yang akan menjadi catatan ke 4 pada Catatan Reyvanologi 2013 haha..

Oke, tanpa berlama-lama kita simak ulasan minion yang menjadi catatan Reyvanologi 2013 kali ini. So, Check it out…

Minions adalah makhluk yang kecil, berwarna kuning, berbentuk silinder/kapsul, yang secara genentik berasal dari manusia yang memiliki satu atau dua mata. Mereka adalah karakter yang paling ikonik dan dinanti dalam film.

“No, No, No. Pa POY. Pa POY! – Minions menjelaskan satu sama lain bahwa mereka harus membeli boneka unicorn pengganti untuk agnes di Despicable Me Pertama..

“Poppadom?” – salah satu kata favorit Minions

Minion memiliki suatu karakteristik kemampuan tambahan dengan tamparan dan goncangan (shake) mereka dapat menyala seperti halnya lampu fosfor. “Glowing in the Dark!!”. Tiap minion memiliki ukuran yang serupa namun memiliki bentuk yang unik satu dengan yang lain, seperti berat, jumlah mata, rambut, pakaian, pupil dll. Ber-goggle dan bersarung tangan hitam.
Yang paling menari k dari mereka adalah cara mereka berekspresi dan berkata-kata, “bahasa” mereka sederhana tapi menggunakan bahasa yang aneh, seperti campuran bahasa spanyol, prancis bahkan jepang, tapi mereka paham bahasa inggris. Minion merupakan makhluk yang impulsif dengan sedikit kemampuan kontrol diri. Nama : Larry, Dave, Kevin, Jerry, Stuart, Mark, Tim, Jorge dan Phill (dan nama2 standard inggris lainnya)

Minion merupakan maskot resmi dari Illumination Entertainment. Minion menyukai Pisang dan apel dan jika mereka melihat salah satu dari buah ini maka akan dapat terjadi kekacauan

Menurut Kompas nih —>

Pierre Coffin(Sutradara) ternyata anak dari NH Dini, salah satu novelis terkemuka Indonesia.

Tidak hanya itu, Pierre Coffin ternyata juga memasukkan bahasa Indonesia dalam bahasa Minions yang merupakan karakter di dalam film tersebut. Hal itu diungkapkan Coffin dalam wawancara yang dilansir situs VOA Indonesia.

“Bahasa Indonesia menurut saya adalah bahasa yang sangat indah, seperti alunan musik. Ketika saya menyuarakan Minions dalam film Despicable Me, saya menggunakan berbagai bahasa. Setiap kata-kata lucu saya gunakan dengan cara menarik. Mungkin Anda mendengar saya menggunakan kata ‘terima kasih’,” ujarnya.

Ia mengatakan, bahasa Minions adalah campuran berbagai bahasa yang dia sukai, seperti Spanyol, Italia, Inggris, Indonesia, dan juga Yunani. Namun, yang lebih ditekankan adalah sonorityatau resonansi suaranya sehingga tidak lugas.

“Bahasa Minions tidak bisa dimengerti, tapi diketahui dari bagaimana suaranya, proyeksinya, bagaimana membaca kalimatnya karena semua sudah saya tulis. Yang utama adalah penyampaiannya, bukan arti kata-katanya,” ungkapnya.

Ada faktanya loo….. —>

1. Disuarakan oleh Pierre Coffin & Chris Renaud

Pierre Coffin dan Chris Renaud tak hanya piawai sebagai sutradara. Mereka ternyata juga mengisi suara para Minion.

Semua berawal ketika Coffin tengah bingung saat suara Gru tidak berjalan baik. Coffin yang merupakan anak dari sastrawan terkenal Indonesia NH Dini itu kemudian masuk untuk tes suara.

“Aku bilang pada Chris Malendri (Pendiri Illumination Film dan produser Despicable Me), ‘Biar aku coba, ini tak akan menjadi resmi, ini hanya menunjukkan kepada siapapun yang akan mengatur suaranya,” ucap Coffin.

Namun ketika ia meminta Chris mendengarkan tes suara itu, sang produser langsung berkata, “Kamu akan jadi pengisi suara para Minion.”

2. Minion Gunakan Bahasa Prancis, Spanyol dan Nama Makanan

Untuk menciptakan suara Minion, Coffin menggunakan bahasa Indian, Prancis, Inggris, Spanyol dan Italia. “Banyak juga referensi dari makanan,” ucap Coffin. Renaud menambahkan, “Sebagai contoh ada kalimat ‘poulet tiki masala’ adalah bahasa Prancis untuk hidangan ayam khas Indian.

3. Ada Minion Jahat di ‘Despicable Me 2’

“Dengan gaya rambut yang liar dan gigi besar, (Minion jahat) adalah kebalikan dari minion kuning yang lucu,” ucap produser Janet Healy.

“Ungu dan kuning adalah adalah sisi berlawanan dari spektrum warna. Sementara Minion baik sebagian besar botak, (sementara) mereka benar-benar berbulu. Mereka sebenarnya sedikit menakutkan … tapi dengan cara yang menyenangkan. ”

4. Inspirasi dari Looney Tunes

“Ada cerita kartun Looney Tunes Clasic saat Tweety Bird minum Jekyll dan Hyde formula hingga kemudian menjadi monster besar yang berbulu,” ujar Renaud.

“Sesuatu yang lucu berasal dari sesuatu yang mengerikan, merupakan pemikiran menarik. Kami selalu tertawa karena para Minion, meskipun mereka Minion yang bekerja untuk orang jahat, tidak benar-benar jahat sama sekali,” tambahnya.

5. Sandra Bullock Akan Mengisi Suara di Film Minion

Universal Pictures dan Illumination Entertainment rencananya akan membuatkan film sendiri bagi para karakter kuning lucu berjudul ‘Minions’ . Film tersebut akan disutradarai oleh Pierre Coffin dengan Sandra Bullock dan Jon Hamm sebagai pengisi suaranya.

‘Minions’ dijadwalkan tayang pada 19 Desember 2014.

Sekian, Semoga Bermanfaat…

Wassalamualaikum Wr.Wb

By reyvanologi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s