Hydroview Menikmati Bawah Laut Tanpa Menyelam

Dengan semakin menjamurnya smartphone berkamera, semakin populer juga aktivitas fotografi yang dulunya hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki kamera khusus macam SLR. Tetapi apa yang lebih keren lagi dari sekadar fotografi? Saat ini sepertinya jawaban itu adalah Underwater Photography atau fotografi bawah air. Harus diakui kita belum terlalu sering melihat teman-teman kita mengupload foto-foto bawah air hasil jepretan sendiri ke situs-situs social networking. Itu karena memang  fotografi bawah air tidak begitu mudah untuk dilakukan. Pertama, kita harus bisa berenang, harus mengerti cara diving atau menyelam, harus menyewa peralatan selam, dan mempunyai kamera yang memiliki perlengkapan khusus anti air.

 

Lalu adakah cara yang lebih praktis untuk bisa memangkas syarat-syarat tersebut? Sepertinya bisa dengan sebuah alat bernama Hydroview. Benda berbentuk seperti kapal selam kecil ini sudah dilengkapi dengan Kamera HD, berkemampuan merekam video dengan format 1080p, built-in LED untuk penyelaman laut dalam dan gelap, self-generating Wi-Fi yang artinya dia bisa memancarkan sinyal wireless sendiri, dan yang terpenting bisa terkoneksi ke laptop dan tablet seperti Ipad atau Android. Karena memiliki koneksi Wi-Fi, Hydroview bisa mengirimkan video live streaming ke tablet kita layaknya ilmuwan yang sedang melakukan eksplorasi bawah laut. Serta tentu saja mengirimkan foto-foto berkualitas high-definition. Hydroview dapat berenang dengan kecepatan 5 knot dan bergerak mundur dengan kecepatan 1 knot. Kemampuan baterainya bisa melakukan perekaman selama 2 jam penuh.

Dengan berat yang tidak sampai 5 Kilogram, alat ini bisa dibawa kemana-mana bahkan ke kolam renang hanya untuk bermain-main dengan foto bawah air. Keterbatasan yang dimiliki Hydroview adalah walaupun bisa mengirimkan video lewat Wi-Fi tetapi sayangnya ia belum menggunakan remote control wireless sehingga harus dijalankan menggunakan kabel sepanjang 23 meter yang terhubung dengan kendalinya. Oleh karena itu kita harus hati-hati agar kabel tidak tersangkut saat Hydroview menyelam ke bawah laut. Namun sisi baiknya adalah kita tidak akan semudah itu kehilangan Hydroview akibat nyasar ke kedalaman yang tidak kita ketahui.

Saat kita membeli, Hydroview sudah dilengkapi dengan baterai cadangan dan carrying case untuk menempatkan segala perlengkapannya ke dalam satu tas bawaan. Harga yang ditawarkan memang cukup mahal yaitu sekitar 38 juta rupiah, namun jika kamu dan teman-teman memiliki keinginan kuat dan mau mencoba hobi baru fotografi bawah air, mungkin bisa saja patungan untuk memiliki satu alat ini secara bersama. Tertarik? Silahkan kunjungi website yang menjualnya di http://www.aquabotix.com/hydroview.php. (digitaltrend)

By reyvanologi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s