Blunder Mikel Berbuah Rasisme

Pemain Chelsea kembali berurusan dengan rasisme. Setelah kapten tim John Terry, giliran gelandang bertahan John Obi Mikel yang tersandung kasus warna kulit tersebut. Bedanya, Terry adalah pelaku serangan rasial, Mikel justru korban.

Serangan rasial itu juga tidak diterima di lapangan, melainkan via situs jejaring sosial. Beberapa fans Chelsea menyerang pemain Internasional Nigeria tersebut terkait dengan blundernya yang mmembuat Juventus menyamakan kedudukan 2-2 di Liga Champions.

Gara-gara tweet rasial itulah, Mikel menutup akun Twitternya. Manajemen Chelsea membenarkannya sekaligus menyatakan bahwa kasus itu telah dilaporkan kepada polisi.”Serangan di situs jejaring sosial menjijikkan. Tweet rasial kepada Mikel tidak bisa diterima. Polisi telah diberi tahu dan Chelsea mendukung upaya hukum.” Demikian rilis Chelsea via akun Twitter resmi klub.

Sebelum rilis tersebut, Mikel lebih dulu menyampaikan maaf kepada fans Chelsea atas blundernya melawan Juve.”Saya kecewa. Gol itu memang berawal dari passing saya yang tidak tepat”, ucapnya kepada Sky Sports.

Apa yang dialami Mikel mendapat atensi Roberto Di Matteo. Pelatih Chelsea itu mengecam tweet rasial terhadap anak asuhnya dan menyebutnya sebagai tindakan pengecut. Di Matteo juga mengatakan bahwa hasil imbang kontra Juve membuat pemilik Chelsea Roman Abramovich tidak senang.

Abramovich sampai mendadak berkunjung ke Cobham, markas latihan Chelsea, untuk membahas hasil kontra Juve dengan pemain maupun staf pelatih.

By reyvanologi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s